Amarannews.com. Kota Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami menyambut baik. Mudah-mudahan BSI bisa menjadi terdepan di bidangnya di Provinsi Kepri dan kita dapat berkolaborasi dalam banyak hal di pemerintahan, termasuk terkait pengembangan UMKM,” ujar Zulhidayat saat menghadiri peresmian operasional Kantor Cabang BSI Tanjungpinang di lokasi baru, kawasan Pamedan, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Selasa (13/10/2026).
Menurut Zulhidayat, BSI memiliki segmen pasar tersendiri. Ia juga menjadi nasabah BSI dalam kapasitasnya sebagai pengurus masjid. Ia menyebut masyarakat Tanjungpinang membutuhkan kehadiran perbankan syariah sebagai alternatif layanan keuangan.
Ke depan, ia berharap layanan perbankan syariah semakin berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang meresmikan kantor itu, mengajak masyarakat memanfaatkan layanan perbankan resmi untuk memenuhi kebutuhan transaksi dan pembiayaan.
“Karena itu, saya berharap kita semua dapat memanfaatkan BSI semaksimal mungkin. BSI tidak hanya berkontribusi dalam memfasilitasi investasi skala menengah dan besar, tetapi juga mendukung pengembangan program-program UMKM,” kata Ansar.
BSI saat ini memiliki 17 kantor di Kepulauan Riau untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan, baik transaksi tunai maupun nontunai, dengan mengutamakan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan efisiensi waktu.
Ansar berharap kantor cabang baru BSI di Tanjungpinang dapat membawa semangat baru bagi seluruh jajaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemprov, pemko, dan pemkab terbuka untuk bekerja sama dengan perbankan sesuai kebutuhan dan segmen layanan masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Regional CEO BSI Regional Office II Medan, Taufan Anshari, menyampaikan pembukaan kantor baru tersebut merupakan upaya BSI untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengembangan UMKM.
Dalam mendukung pengembangan UMKM di Tanjungpinang, BSI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menunjukkan pertumbuhan positif. Selain KUR, BSI juga menyediakan layanan gadai emas yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh dana bagi kegiatan usaha.
Kehadiran kantor baru yang lebih representatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. BSI juga menyediakan layanan digital dan bank emas sebagai bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah.
“BSI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, termasuk dalam penyaluran bantuan sesuai kebutuhan,” pungkas Taufan. (Red)


















